KARYA arah angin 5. Panas matahari 6. Banyaknya curah

 KARYA TULIS KOROSI SERTAPENGENDALIANNYA DI DALAM INDUSTRI ELEKTRONIK                           Oleh: NinaSofiana1524301060 3C/TKI   JURUSAN TEKNIKKIMIA/ PRODI TEKNOLOGI KIMIA INDUSTRIPOLITEKNIKNEGERI LHOKSEUMAWE2017/2018 PendahuluanProsesterjadinya suatu korosi telah terjadi sejak dahulu dan menimbulkan banyaksekali kerugian yang di dapat karena terjadinya suatu proses korosi tersebut.Kerugian ekonomi adalah hal utama yang menjadi suatu masalah, di negara ASsekitar 276 milyar dollar AS telah di keluarkan untuk mengganti mesin – mesinindustri yang telah terkorosi, infrastruktur, setra transportasi umum.Sedangkandi Indonesia sekitar 20 triliun bahkan bisa saja lebih, uangnya hilang dengansangat percuma karena pada setiap tahunnya terjadi suatu proses korosi. Korositersebut tidak dapat di hilangkan tetapi dapat di perlambat prosesnya.       (Sumber :https://www.

insinyoer.com/korosi/) a.      PengertianKorosi Korosi adalah proses rusaknyasuatu logam dimana logam tersebut berinteraksi langsung dengan lingkungannyayaitu interaksi kimiawi. Korosi dapat dikenal juga dengan istilah perkaratan.Secara terminologi, korosi adalah penurunan kualitas material karena interaksiantara material dengan lingkungannya yang dapat menyebabkan terjadinya reaksireduksi (reaksi elektrokimia) dan oksidasi. Empat variabel yand dapatmenyebabkan terjadinya korosi:1.     KatodaKatoda adalah tempat reaksireduksi (menerimanya elektron) terjadi. 2.

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

     AnodaAnoda adalah tempat reaksioksidasi (hilangnya elektron) terjadi. 3.     EletrolitElektrolit merupakan suatu mediatempat mengalirnya suatu elektron dari anoda ke katoda. 4.     MetallicPathMetallic path merupakan suiatupenghubung anoda dan katoda untuk mengalirkan arus listrik dari katoda keanoda.Berikut adalah faktor-faktorterjadinya korosi :1.

     Jumlahpolusi di udara berupa debu dan gas, butiran-butiran arang, dan oksida metal2.     Temperatur/ suh.3.     Kelembabankritis4.     Kecepatandan arah angin5.     Panasmatahari6.     Banyaknyacurah hujan yang terjadi Korosi dapat dijumpai padakehidupan sehari-hari, misalnya korosi/perkaratan yang terjadi pada besi.

Korosi atau perkaratan yang dimaksud adalah suatu zat padat yang memiliki warnacoklar kemerahan yang memiliki sifat yang rapuh dan berpori. Rumus kimia karatbesi adalah Fe2O3. xH2O. Gambar 1.1 korosi yang terjadipada besi(Sumber:https://sainsforhuman.blogspot.com/2013/07/apa-itu-korosi-penyebab-dan-cara.

htm)  b.     Klasifikasi Korosi SertaMekanisme Terjadinya Korosi1.      KorosiMenyeluruh (General corrosion)Korosimenyeluruh adalah suatu jenis korosi yang terjadi pada seluruh.

permukaanlogam. Gambar1.2 Korosi menyeluruh yang terjadi pada tangki(Sumber : PPT Bentuk-Bentuk Korosi) 2.      KorosiSetempat (Local Corrosion)Korosisetempat adalah suatu jenis korosi yang hanya terjadi pada permukaan tertentulogam. Gambar 1.

3Korosi setempat (Local Corrosion)(Sumber : PPT Bentuk-Bentuk Korosi) 3.      KorosiGalvanisKorosigalvanis terjadi pada dua jenis logam yang saling dihubungkan.               Gambar 1.4 Korosi galvanis yang terjadi padabaut    (Sumber : PPT Bentuk-Bentuk Korosi) 4.      KorosiCelah (Crecive Corrosion)Korosicelah terjadi karena adanya celah yang terisi dengan air yang memiliki pH yangrendah sehingga terbentuklah sel korosi.   Gambar 1.5 Korosi Celah (Crecive Corrosion)    (Sumber :PPT Bentuk-Bentuk Korosi) 5.

      KorosiSumuran (Pitting Corrosion)Korosisumuran merupakan korosi yang menembus masuk kedalam ketebalan logam.Gambar1.6 Korosi Sumuran (Pitting Corrosion)(Sumber : PPT Bentuk-Bentuk Korosi)6.      KorosiErosi (Erosion Corrosion)Korosierosi terjadi karena adanya aliran fluida yang sangat cepat sehingga permukaanlogam dan lapisan film pelindung menjadi rusak. Prosesterjadinya korosi erosi di sebabkan oleh faktor-faktor sebagai berikut : 1.     Terjadinyasuatu perubahan yang drastis yang terjadi pada suatu diameter lubang bor atauarah suatu pipa2.     Pemasanganyang buruk yang terjadi pada suatu penyekat pada sambungannya3.

     Terdapatsuatu celah yang dapat memungkinkan suatu fluida masuk dan mengalir di bagianluar pada aliran utama4.     Terdapatsuatu produk korosi atau suatu endapan yang lain yang dapat menyebabkanterjadinya gangguan pada aliran laminer           Gambar 1.7 Korosi Erosi (ErosionCorrosion)         (Sumber: PPT Bentuk-Bentuk Korosi) 7.      KorosiRetak Tegang (Stress Corrosion Cracking)Korosiretak tegang terjadi akibat lingkungan yang korosif dan beban tegangan yangterjadi secara terus-menerus.

Gambar 1.8 KorosiRetak Tegang (Stress Corrosion Cracking)(Sumber : PPT Bentuk-Bentuk Korosi) 8.      KorosiRetak Lelah (Corrosion Fatique Cracking)Korosiretak lelah terjadi karena pada lingkungan yang korosif ada beban yangbolak-balik.Gambar1.

9  Korosi Retak Lelah (CorrosionFatique Cracking)(Sumber : PPT Bentuk-Bentuk Korosi) 9.      KorosiRetak Pengaruh Hidrogen (Hydrogen Induce Cracking)Korosiretak pengaruh hidrogen terjadi karena hidrogen masuk kedalam logam sehinggalogam mengalami kerapuhan.Gambar 1.10 Korosi Retak Pengaruh Hidrogen (HydrogenInduce Cracking)(Sumber : https://mechanicalengboy.

wordpress.com) 10.  KorosiIntergranularKorosiintergranular yaitu pada batas butir terjadinya pengendapan.Gambar1.11 Korosi Intergranular(Sumber : PPT Bentuk-Bentuk Korosi) 11.  KorosiBakteriKorosibakteri ini terjadi karena hanya di sebabkan oleh bakteri anaerobic yang hanyaakan bertahan pada suatu kondisi tanpa adanya suatu zat asam, bakteri inibiasanya di sebut dengan nama MikrobaKorosi. Korosi bakteri terjadi karena bakteri tersebut mengubah suatu garamsulfat menjadi suatu asam yang reaktif yang dapat menyebabkan terjadinya karat.

Gambar1.12. Korosi Bakteri(Sumber:https://mechanicalengboy.wordpress.com/2012/12/23/pengenalan-korosi-dan-penyebab-penyebab-korosi-part-1/) 12.  KaratTitik EmbunKarattitik embun adalah karat yang terjadei karena di sebabkan oleh faktor – faktorkelembaban yang dapat menyebabkan terjadinya titik embun.Gambar1.

13. Karat Titik Embun(Sumber:http://www.maintenancechemical.com/2016/04/20/sudah-tahu-karat-titik-embun-rust-bullet/) c.

      Pencegahan Terjadinya Korosi Proses terjadinya korosi padalogam merupakan suatu hal yang dapat di hindari, proses terjadinya suatu korosijuga dapat di hambat dan juga di kendalikan agar mengurangi suatu kerugianserta mencegah terjadinya suatu dampak negatif yang akan di akibatkannya.Dengan dilakukannya pencegahan ini maka dapat memperpanjang umur suatuperalatan dalam rumah tangga maupun peralatan yang terdapat dalam industri, danbahkan dapat di perpanjang agar di peroleh nilai ekonomi yang lebih tinggi.Contoh – contoh dari pengendalian maupun pencegahan korosi adalah sebagaiberikut :  1.     Mencegahadanya kontak dengan oksigen atau/ dan airKorosiyang terjadi pada suatu besi membutuhkan suatu air dan oksigen. Peristiwakorosi tersebut tidak akan terjadi apabila salah satu dari air maupun oksigentidak ada. Korosi pada besi tersebut dapat di cegah dengan cara menggunakanoli, cat, maupun logam lain yang memiliki sifat tahan karat atau logam yanglebih aktif seperti krom dan seng untuk melapisi besi tersebut.

Sedangkan logamlain yang kurang aktif seperti tembaga dan timah digunakan pada suatu kalengbertujuan supaya kaleng tersebut lebih cepat hancur di tanah, karena sifat daritembaga dan timah tersebut adalah untuk mempercepat terjadinya suatu proseskorosi. 2.     Perlindungankatoda (pengorbanan anoda)Besiyang telah dilapisi maupun yang telah di hubungkan dengan suatu logam yangmemiliki sifat yang lebih aktif maka akan membentuk suatu sel elektrokimiadengan suatu besi sebagai suatu katoda. Besi berfungsi sebagai tempatterjadinya suatu reduksi oksigen. Sedangkan yang berperan sebagai anoda adalahlom yang lain yang mengalami suatu reaksi oksidasi.

Besi yang sebagai katodaakan dilindungi oleh logam yang lain (yang dikorbankan adalah yang sebagaianoda). Selama suatu logam pelindung masih ada ataupun masih belum habis, besiakan terlindungi dengan aman.   3.     Membuatalloy atau paduan logam yang bersifat tahan karat4.     PengecatanCatberguna untuk menghindari terjadinya kontak dengan suatu udara maupun suatuair.

Cat yang lebih baik adalah suatu cat yang mengandung suatu seng (zink) dansuatu timbel, karena kedua zat tersebut mampu melindungi besi terhadap korosi.Contohnya pagar, railing dan jembatan.5.     Pelumurandengan menggunakan gemuk maupun oli Gemukmaupun oli dapat mencegah terjadinya kontak antara besi dengan air. Cara inisering digunakan untuk menghindari korosi yang terjadi pada berbagai perkakasdan mesin.6.      Pembalutan dengan menggunakanplastik Plastikyang digunakan dapat mencegah terjadinya suatu kontak antara besi dengan suatuair dan udara. Contohpembalutan dengan menggunakan plastik yaitu keranjangsepeda dan rak piring.

7.     Pelapisandengan menggunakan timah (Tin Plating)Contohdari besi yang dilapisi oleh timah adalah kaleng – kaleng kemasan. Prosespelapisan timah pada besi tersebut dilakukan dengan cara elektrolisis atau disebut juga dengan tin plating. Timah merukan salah satu logam yang tahan karat.Namun besi hanya akan dilindungi oleh lapisan timah selam lapisan timahtersebut tidak rusak, cacat maupun tergores.

Jika lapisan timah tersebut rusak,cacat ataupun tergores maka lapisan timah tersebut justru akan mempercepatproses terjadinya suatu korosi pada besi tersebut, hal tersebut dapat terjadikarena potensial reduksi suatu besi mimiliki sifat negatif yang lebih banyakjika di bandingkan dengan timah. Agar kaleng – kaleng bekas cepat rusak danhancur maka di butuhkan proses korosi pada suatu kaleng – kaleng tersebut.8.     Pelapisandengan menggunakan Zink (Galvanisasi)Zinkberbeda dengan timah karena zink bisa melindungi suatu besi dari proses korosiwalaupun lapisannya tidak lagi utuh.hal tersebut terjadi karena adanyamekanisme perlindungan katode. Karena potensial reduksi yang di miliki olehbesi lebih positif jika di bandingkan dengan zink, sehingga besi yang terkontakdengan suatu zink maka akan membentuk suatu sel elektrokimia dan yang menjadikatode adalah suatu besi.

Maka dengan itu besi akan terlindungi dan zink yangakan mengalami korosi atau berkarat (oksidasi). Contoh dari besi yang  di lapisi dengan menggunakan zink ataugalvanisasi adalah tiang telepon, pipa besi, badan mobil – mobil baru yangsudah di lapisi dengan zink sehingga tahan karat.9.     Pelapisandengan menggunakan kromium (Cromium Plating)Untukmemberikan suatu lapisan pelindung yang mengkilap biasanya dilapisi denganmenggunakan kromium. Kromium plating juga dapat melindungi darai korosisekalipun lapsannya rusak, cacat maupun tergores.

Proses pelapisan ini jugamenggunakan cara elektrolisis. Contoh dari pelapisan dengan menggunakan kromium(Cromium Plating) yaitu bumper mobil.10.  Pengorbanan anode (SacrificialProtection)Carapengorbanan anode (sacrificial protection) ini di gunakan untuk melindungisuatu pipa baja yang di tanam di dalam suatu badan kapal laut maupun di dalambagian tanah. Magnesium merupakan suatu logam yang memiliki sifat yangjauhlebih aktif yang berarti memiliki sifat yang lebih mudah terjadinya korosi dibandingkan dengan besi.

Bila suatu logam magnesium di kontakkan dengan suatubesi, maka pada magnesium tersebut akan terjadi karatan sedangkan pada besitidak terjadi karatan. Suatu batang magnesium harus di ganti secara periodik. d.

      PengendalianKorosi Pada Suatu Bahan Atau Peralatan Elektronik Pada IndustriPengendalian korosi pada suatubahan atau peralatan elektronik dapat di lakukan dengan suatu cara lingkunganmaupun pengendalian ruangan tempat di mana tempat bahan elektronik atauperalatan elektronik tersebut di tempatkan. Pada suatu masalah korosi,penanganannya berkaitan dengan suatu cara perawatan dan suatu cara perbaikansuatu fasilitas untuk produksi dan peralatan maupun bahan pembantu penunjang yang lainnya. Pada pengendalian korosipada suatu bahan atau peralatan elektronik pada industri ini di harapkan harusdapat mengidentifikasi masalah korosi yang terdapat pada suatu peralatanelektonik pada suatu industri dan dapat menangani suatu masalah korosi yangterdapat pada suatu peralatan elektronik pada suatu industri seperti pada alat,mesin, serta fasilitas – fasilitas industri secara keseluruhan. Pemantauan alatyang memiliki kemungkinan untuk mengalami suatu korosi perlu di lakukan secaraperiodik agar terhindar dari kerugian – kerugian yang tidak di inginkan. Kemudinupaya atau cara – cara untuk menghambat terjadinya suatu laju korosi harusterintegrasi dengan program – program perawatan dan program – program perbaikanagar dapat di peroleh suatu hasil yang terbaik.

Untuk melakukan suatupengendalian laju korosi yang di lakukan melalui pengendalian pada lingkunganpada umumnya dapat di lakukan dengan cara menjaga suatu kelembaban udara sertadalam pengendalian keasaman suatu lingkungan. Akan tetapi, proses pengendaliansuatu lingkungan ini hanya bisa di lakukan pada peralatan – peralatan yangberada di dalam suatu ruangan, sehingga tidak memungkinkan untuk di lakukanpada fasilitas – fasilitas yang selalu berinteraksi langsung dengan lingkunganyang berada di luar suatu ruangan. Untuk melakukan suatu pengendalian korositersebut semua pihak harus di libatkan di dalam proses pengoperasian alat,pengoperasian mesin, instalasi dan fasilitas – fasilitas yang lainnya. Masalah– masalah yang terjadi pada korosi serta upaya – upaya dalam prosespengendaliannya harus di ketahui oleh seluruh karyawan – karyawan dan seluruhjajaran direksi yang akan terlibat langsung di dalam suatu kegiatan industri.Berikut ini adalah beberapa upaya – upaya yang dapat di gunakan di dalam prosespengendalian korosi pada peralatan – peralatan elektronik pada suatu industriyaitu sebagai berikut : 1.     Jikasuatu waktu alat tidak di gunakan tutup alat elektronik tersebut agar terhindardari debu – debu yang masuk ke dalam alat tersebut. 2.     Simpanperalatan elektonik di dalam suatu ruangan yang tertutup.

3.     Padapengoperasian suatu alat dehumidifier agar mengurangi suatu kelembaban udara didalam suatu ruangan yang menyimpan peralatan elektronik yang mahal serta sanganrentan terkena korosi.4.     Dilakukannya pemeliharaan rumah tangga perusahaan dengan baik, termasuk dengankebersihan dan juga ketertiban di dalam suatu perusahaan.5.     Mengajarkankepada seluruh karyawan – karyawan tentan suatu faktor – faktor penyebabterjadinya suatu korosi yang terjadi pada suatu peralatan elektronik sertabagaimana cara pengendaliannya.PenutupKesimpulan1.

     Korosiadalah proses rusaknya suatu logam dimana logam tersebut berinteraksi langsungdengan lingkungannya yaitu interaksi kimiawi.2.     Penyebab utama terjadinya korosi adalah karenaadanya kontak dengan air dan udara3.     Korositidak dapat di hindari, akan tetapi korosi hanya dapat di perlambat prosesnyaDaftar Pustaka1.

     DekiMartanto, Jenis-Jenis Korosi. Teknik Mesin. Fakultas Sains Dan Teknologi.Universitas Sanata Dharma 2014.2.

     https://cchapung.blogspot.com/2011/07/klasifikasi-proses-dan-bentuk-korosi.html3.

     https://mechanicalengboy.wordpress.com/2012/12/23/jenis-jenis-korosi-part-2/ 4.     https://sainsforhuman.

blogspot.com/2013/07/apa-itu-korosi-penyebab-dan-cara.html 5.     https://www.insinyoer.com/korosi/ 6.     PPTBentuk-Bentuk Korosi. Jurusan Teknik Kimia.

Politeknik Negeri Lhokseumawe.7.     https://ELEKTROINDONESIA-KorosiPadaPeralatanElektronik.html