1. yaitu: 1. Cermin datar, yaitu cermin yang memiliki

1.     
Cahaya dapat dipantulkan

Pemantulan
(refleksi atau pencerminan adalah proses terpancarnya kembali cahaya dari
permukaan benda yang terkena sinar cahaya.

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

a.      
Pemantulan cahaya

Pemantulan
cahaya dapat di lihat pada saat kita becermin, maka wajah/ tubuh kita dapat
dipantulkan oleh cahaya melalui kaca sehingga wajah/ tubuh kita dapat dilihat
di dalam cermin. Cermin
merupakan benda yang dapat memantulkan cahaya paling sempurna. Cahaya
dipantulkan dengan arah yang sejajar sehingga dapat membentuk bayangan benda
dengan sangat baik.

Alat
dan bahan

1.     
Lampu senter

2.     
Cermin datar

3.     
Kertas hitam atau merah

Cara kerja                    

1.     
Carilah tempat yang agak gelap

2.     
Tutuplah kaca senter demgam kertas hitam atau merah

3.     
Buatlah beberapa celah sempit seperti garis pada kertas penutup tersebut

4.     
Sorotkan cahaya senter ke cermin datar

5.     
Amati cahaya yang keluar dari senter dan yang terpantul dari cermin
datar

Pertanyaan

Bagaimana berkas cahaya senter
setelah terpantul pada cermin datar?

b.     
Bayangan pada cermin

Cermin
mempunyai permukaan yang licin atau mengkilap. Cermin dapat membentuk bayangan
benda yang tampak sama seperti benda asli. Hal itu terjadi karena permukaan
licin cermin dapat menghasilkan pemantulan teratur.

Berdasarkan
permukaannya, cermin digolongkan menjadi 3 yaitu:

1.     
Cermin datar, yaitu cermin yang memiliki bagian pemantul cahaya yang
datar. Jarak bayangan cermin sama dengan jarak benda ke cermin, bayangan
tersebut berbentuk mirip seperti aslinya akan tetapi berkebalikan posisi kanan dan
kiri, bayang sama tegak seperti benda aslinya hal tersebut merupakan sifat dari
cermin datar. Contoh: cermin yang digunakan untuk berkaca

2.     
Cermin cekung, yaitu cermin yang memiliki bagian pemantul cahaya berupa
cekungan. Cekungan ini berbentuk seperti bagian dalam bola. Sifat bayangan pada cermin cekung yaitu apabila kita mendekati cermin
cekung maka kita akan terlihat besar akan tetapi jika suatu benda yang jauh
dari cermin cekung makan akan terlihat tegak dan terbalik. Contoh: bagian dalam lampu mobil dan lampu senter.

3.     
Cermin cembung, yaitu cermin yang memiliki bagian pemantul cahaya berupa
cembungan. Cembungan ini seperti bagian luar suatu bola. Jika kita berkendara
menggunakan mobil maka ada spion yang dapat melihat keadaan dibelakang akan
tetapi posisi asli sama pantulan cahaya yang terdapat di spion berbeda karena
jika kita melihat benda dibelakang kita menggunakan spion maka akan terlihat
kecil.. Contoh: kaca spion pada mobil
dan motor.

2.     
Cahaya dapat dibiaskan

Cahaya  dapat dibiaskan jika cahaya matahari melalui
dua medium yang kerapatannya berbeda.

Percobaan A

Alat dan bahan

a.      
Pensil

b.     
Gelas atau stoples
bening

Cara kerja

a.      
Isilah gelas dengan
air

b.     
Celupkan sebagian
pensil kedalam air. Amati apa yang terjadi

Pertanyaan

Apakah pensil tampak lurus atau bengkok

Percobaan B

Alat dan bahan

1.     
Uang logam

2.     
Mangkuk atau
cangkir bening

Cara kerja

1.     
Masukkan uang logam
ke dalam cangkir. Lihatlah uang logam dari jaral yang agak jaug. Tandailah
tempat kamu berdiri

2.     
Isilah mangkuk
dengan air bening secara perlahan sehingga tidak mengubah posisi uang logam

3.     
Lihatlah kembali
uang logam itu dari tempat kamu berdiri tadi

Pertanyaan

Bagaimana letak uang logam pada saat tidak diberi air dan
sesudah diberi air

 

Jika cahaya merambat melalui dua medium (zat perantara)
yang berbeda, misalnya dari udara ke air, cahaya tersebut mengalami pembiasan
atau pembelokan. Kerapatan medium berbeda- beda. Kerapatan gelas bening lebih
besar dari pada air jernih. Kerapatan air jernih lebih besar dari pada
kerapatan udara.

Saat cahaya merambat melalui dua medium yang berbeda
kerapatannya cahaya dibiaskan atau dibelokkkan

a.      
Jika cahaya
merambat dari zat yang kurang rapat ke zat yang lebih rapat, cahaya akan
dibiaskan mendekati garis normal. Misalnya cahaya yang merambat dari udara ke
air.

b.     
Jika cahaya
merambat dari zat yang lebih rapat ke zat yang kurang rapat, cahaya akan
dibiaskan menjauhi garis normal. Misalnya cahaya merambat dari kaca ke udara.

Garis normal adalah garis maya yang tegak lurus pada
bidang batas kedua zat

3.     
Cahaya dapat diuraikan

Cahaya
yang terpancar dari matahari berwarna putih, ketika cahaya mengenai titik-
titik air warna cahaya yang tampak bukan putih lagi. Macam- macam warna seperti
merag, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu merupakan pantulan dari cahaya
putih yang terurai sehingga membentuk warna pelangi. Proses penguraian cahaya tersebut
dinamakan dispersi cahaya

Alat
dan bahan

1.     
Baskom

2.     
Cermin

3.     
Selembar kertas putih

Cara kerja

1.     
Kerjakanlah kegiatan berikut secara berkelompok

2.     
Isilah baskom dengan air jernih

3.     
Masukkan cermin datar ke dalam baskom

4.     
Aturlah posisi cermin sedemikian rupa sehingga dapat memantulkan cahaya
matahari

5.     
Gunakan selembar kertas putih untuk menangkap pantulan cahaya matahari

6.     
Amati hal yang terjadi

Pertanyaan

1.     
Warna- warna apa yang terlihat olehmu

2.     
Mengapa pada percobaan ini digunakan air jernih